ketika kelak waktuku tiba
malaikat pencabut nyawa menyapa
tak perlu kau turut memandikan
jasadku yang dingin profan
cukup kau singkapkan kafan perlahan
pandang wajahku dalam senyuman
lalu bacakan puisi-puisi kenangan
yang pernah menggiring hidupku
menuju sunyi alam kematian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar