seluruh jiwaku telah hilang
seluruh tubuhku telah cacat
aku adalah retak
bagaikan kembang ditaman,
aku adalah kembang yang berguguran
layu, terinjak injak
tangan tangan nakal memetikku
mematahkan tangkaiku
menghilangkan tawaku
angin sepoi menerpa wajah telanjang
aku berlari mengejar puncak
dengan kaki pincang
dan tentunya, nafas yang tak karuan
apa yang sedang kunantikan?
aku adalah retak
aku ingin bercerita tanpa dusta
namun mentari seakan akan memalingkan wajah
sembari disusul oleh kegelapan sang purnama
aku adalah retak
mencari tenang diantara ketakutan
mencari angan diantara keputusasaan
mencari cinta didunia yang penuh dengan kefanaan
aku adalah retak,
berlari lari tanpa tujuan
berangan angan meninggalkan kehidupan
berharap agar bumi menelan
dan, apakah kau tau apa yang lebih menyedihkan ketimbang kematian?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar