Senin, 23 September 2024

Retak (?)

aku adalah retak
seluruh jiwaku telah hilang
seluruh tubuhku telah cacat

aku adalah retak
bagaikan kembang ditaman,
aku adalah kembang yang berguguran 
layu, terinjak injak
tangan tangan nakal memetikku
mematahkan tangkaiku
menghilangkan tawaku

angin sepoi menerpa wajah telanjang 
aku berlari mengejar puncak
dengan kaki pincang
dan tentunya, nafas yang tak karuan

apa yang sedang kunantikan?

aku adalah retak
aku ingin bercerita tanpa dusta
namun mentari seakan akan memalingkan wajah
sembari disusul oleh kegelapan sang purnama

aku adalah retak
mencari tenang diantara ketakutan 
mencari angan diantara keputusasaan
mencari cinta didunia yang penuh dengan kefanaan

aku adalah retak, 
berlari lari tanpa tujuan
berangan angan meninggalkan kehidupan 
berharap agar bumi menelan
dan, apakah kau tau apa yang lebih menyedihkan ketimbang kematian? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...