tuan yang kucinta
taukah engkau, bahwa akupun ingin bersama?
diantara suka maupun duka
diantara kemarau maupu penghujan
taukah engkau, bahwa akupun memendam rasa yang sama?
tuan yang kucinta
aku ingin merayumu melalui puisi
aku ingin menemani pagimu sembari menyeduh kopi
aku ingin menjadi sandaranmu ketika kau bersedih
dan, aku ingin menemanimu hingga tua nanti
namun maaf seribu pedih
aku tak berhak atas ini
aku gagal menjaga wangi
harumku tlah pergi
tangkaiku tlah mati
aku tlah dipetik,
diantara bunga bunga yang mekar paling cantik
aku adalah bunga layu yang tersisih
inginku gapai dikau
namun aku sadar diri
aku tak lebih, dari bunga yang tlah mati
kau pantas dan berhak mendapat yang terbaik
aku hanyalah sekedar
"bunga layu yang berduri"
segala doaku membaur diantara langit
diantara bulan sabit yang bersinar cantik
harmoni lagu menemani tangkaiku menari
aku berharap, semoga langkahmu selalu diberkati.
Bunga layu yang berduri, bukankah mawar akan tetap semerbak wanginya meskipun layu? Semua kembang wangi pada akhirnya tetap layu lalu kering, jangan bersedih. Namun kembang yang berkesan akan tetap beraroma meskipun telah tiada, setidaknya dihati pecintanya.
BalasHapus