Rabu, 11 September 2024

ckckck

Bunuh diri
seni menantang tuhan secara sembrono dan egois
memainkan dendam sembari membopong pertanyaan sadis
apakah kau kira tuhan akan mendengar kisahmu yang tragis?
apakah kau kira tuhan peduli saat kau sedang menangis?

tuhan tlah memberimu akal. gunakanlah sebaik baiknya. tak perlu manja mempertanyakan takdir sang kuasa. ia pencipta alam semesta, kau tak ada apa"nya.
dan,
kau tau apa yang lebih menyedihkan dari sesuatu yang telah ditakdirkan?
ketika kau sadar, kau tak bisa apa". 
maka sujudlah.
bunuh diri adalah keputusan gila!.

waktu berlalu begitu cepat
jantung terus berdetak 
bumi terus berputar 
hidup terus berjalan
lalu apa yang kau harapkan?
menarilah, jadilah gila didunia fana
jika kau mati, jiwamu tak diterima 
jika kau hidup, batinmu tak terima 
mengapa kau begitu tersiksa?
bahagialah!
tertawalah!

mungkin kau akan bertanya 
mengapa kau selalu membawa derita?
mengapa kau selalu menjadi sesuatu yang berbeda?
apa yang kau cari? apakah kau bahagia?
akupun, tak tau jawabannya 
bukankah, hidup adalah penderitaan 
karna kurasa, memang benar adanya.
bodoh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...