hening malam penuh harapan
diantara dinginnya jiwa
ia datang membawa cinta
menjulurkan tangan
memberi bantuan
perlahan demi perlahan
ia mendekapku kedalam pelukan
membelaiku semakin dalam,
memberiku kehangatan
batinku bergejolak, jantungku berdegup kencang.,
ia, mengajariku dosa..
katanya, "tubuhku menyenangkan"
aku terbuai
tenggelam dalam kenikmatan
inginku dekap dalam dalam
seluruh jiwanya..
seluruh raganya,.
namun, sayang
ia menghentikan permainan
menyisahkan aku, dan kenangan
aku terdiam terpenjara
menatap punggungnya yang mulai menjauh dari pandangan mata
sial,,
lelaki itu, pergi dengan senyuman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar