Jumat, 29 Maret 2024

bolehkah aku berhenti?

ibu, 
aku lelah
aku lelah berkelana dan bertahan diantara kejamnya dunia
aku lelah belajar berbaur dengan kemunafikan manusia
aku lelah bangkit namun akhirnya gagal untuk kesekian kalinya 
ibu,
bolehkah aku menangis dan memeluk mu sekali saja?
malamku terasa sepi dan sunyi
hatiku terasa dingin dan mati
aku tak bahagia dan juga tak sedih
rasanya seperti asing
ibu, 
aku putus asa untuk kesekian kali
aku mencoba mengejar ketertinggalan dengan berlari
namun aku gagal lagi dan lagi
bolehkah aku berhenti?
apakah dimatamu yang murni itu, aku masih seorang pecundang sejati?
ibu,
aku ingin pergi ketempat dimana aku dapat berlari dengan leluasa 
aku ingin pergi ketempat dimana aku tertawa dan tersenyum secara bersamaan 
aku ingin pergi ketempat dimana aku tak lagi mengkhawatirkan hari hari yang akan datang,
ibu,
aku hanya ingin ketenangan diantara hari hariku yang berisik
bolehkah aku berhenti? 
bolehkah anakmu yang malang ini menyendiri diantara sunyi?

2 komentar:

  1. Nice. Masih ada yang menulis di blogspot. Tidak sengaja liat threads, mengunjungi ig mu dan, saya tertarik dgn blogspotnya. Bagus dan update juga

    BalasHapus

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...