aku, memandangi wajahmu dari layar handphone ku
menatap kagum pada senyum manis itu
sembari berharap, andai saja engkau mencintaiku
namun untuk kesekian detik berikutnya
aku tersadar
engkau adalah rembulan terang diangkasa
dan aku,
hanyalah debu diantara pesisir pantai yang tak nyata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar