Minggu, 07 Januari 2024

setelah luka, timbullah suka (A)

kesekian kalinya
aku, memandangi wajahmu dari layar handphone ku
menatap kagum pada senyum manis itu
sembari berharap, andai saja engkau mencintaiku 
namun untuk kesekian detik berikutnya
aku tersadar
engkau adalah rembulan terang diangkasa
dan aku,
hanyalah debu diantara pesisir pantai yang tak nyata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...