Rabu, 03 Januari 2024

Tuhan, aku mencintai nya,.

tuhan,
aku mencintai nya
dari segala luka yang ia berikan  
dari segala harapan yang ia hancurkan
dan, dari segala rasa kecewa yang membuat ku merintih kesakitan sedemikian rupa

tuhan,
aku mencintai nya
aku tak tau harus bagaimana
aku juga tak tau bagaimana cara menghapus rasa 
yang ku tau, aku bahagia ketika melihat senyuman nya

mungkin bagi engkau, tuhan,
rasa sakit ini adalah malapetaka 
namun tuhan,
sungguh aku benar" mencintai nya
aku tak ingin melihat nya terluka
aku tak ingin melihat nya kesakitan
pundaknya sudah terlalu lelah membopong beban" itu sendirian
luka" nya sudah terlalu banyak hingga ia bosan merasakan kesakitan
aku tak ingin melihat nya, menangis tuhan
izinkan aku untuk sekali lagi memeluknya
menenangkan tangisnya
dan meredakan gemuruh petir yang ada di pikiran nya

untuk sementara saja, tuhan,
aku tau, aku hanyalah gadis bodoh yang mengharapkan cinta nya
mungkin, aku sekedar mainan favorit nya
mungkin, aku sekedar penghibur laranya
sehingga ketika ia bosan dengan mainan itu
ia juga, meninggalkan ku sendirian
dengan rasa sakit yang sama, seperti yang ia derita

namun, terlepas dari itu semua
aku mencintai, tuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...