Kamis, 26 Oktober 2023

aku dan buku

aku menyukai buku
ia tak pernah menghakimi cerita yang kucurah kan melalui penaku
ia hanya diam, menunggu ku menulis rangkaian kata dalam tangisku
rasa rasanya, ia selalu menjadi saksi atas segala kesedihan ku

Minggu, 22 Oktober 2023

Lelah

Tuhan, aku lelah
aku telah mencoba segala cara
aku telah bangkit dari segala derita
aku tlah sangat berusaha
namun tuhan, aku sungguh lelah
aku ingin beristirahat dalam waktu yang lama

Kamis, 19 Oktober 2023

Rindu (2)

tuan, apakah kau tau?
aku menunggumu setiap waktu
aku menunggumu sembari memendam rindu
mau kah kau tuk sekedar berjumpa denganku?
sungguh, aku tak mampu menahan rindu
pulang lah tuan, kemarilah bersamaku
pulang lah kepadaku
beristirahat lah dalam pelukku
sungguh, kan kusuguhi kehangatan pada tubuhmu

mengapa (?)

seringkali aku rindu
sungguh, itu menyiksaku
kutepis rasa 
namun ku tak bisa
kenangan itu 
seperti neraka bagiku
kenangan indah
penyebab malapetaka
jikalau kau bertanya padaku
apa harapku?
sungguh, aku hanya ingin kau tiada
benar" tiada
kau tau, aku lebih lega ketika menganggap mu tlah tiada
aku lebih lega, dari pada harus memaksa hatiku untuk menghilangkan cinta
tanpa kata, tanpa rasa,
sayang, aku mencintaimu sedalam samudra

Senin, 16 Oktober 2023

Layu (?)

apakah kau tau tuan?
bahwasanya aku gagal untuk membencimu
aku selalu, hening dalam mencintamu
menyimpan rasaku
ah, rasanya begitu layu
bagaimana bisa, bunga yang berhenti kau sirami justru semakin tumbuh?
bagaimana bisa, bunga yang berkali kali kau injak justru menyimpan rindu?
semu, ku tatap matamu dengan bisu
keduanya terlihat sayu
tuan, apakah kau bahagia dengan pilihan mu?

Rabu, 11 Oktober 2023

Sial

aku membenci diriku
sebagai mana kau tau itu
dengan kesial sialan yang selalu menimpa ku
dan dengan luka luka yang kubiarkan membusuk setiap waktu

aku membenci diriku
sebagai mana ku tau itu
jikalau kau adalah bagian dari takdirku
maka engkau adalah kesialan terbesar ku

Minggu, 08 Oktober 2023

Asal Mula Luka (?)

3 bulan lalu
ketika aku melihatmu melakukan perbuatan kotor tepat di depan mataku
aku, diam membisu
sembari memutar ulang hal" indah ketika masih bersamamu
yah, kenangan indah di tahun lalu
ketika kau bertanya padaku
"mau kah engkau menjadi istriku?" 
tanpa sedikitpun rasa ragu, ku jawab "ya, aku mau"
didepan orang tuaku, kau sematkan cincin pada jemari ku
jikalau kau bertanya, apakah aku bahagia saat itu? kan ku jawab tanpa ragu, ya, aku bahagia.

namun bak disambar petir tengah hari
tepat 3 bulan lalu
ketika cuaca cerah dan matahari tepat ditengah kepala
aku, melihatmu bersama wanita lain
ah, bukan hanya sekedar berjalan bersama atau bercanda ria
kau lebih dari itu
desahan desahan yang ku dengar
hentakan hentakan yang ku lihat
semua terekam jelas dalam ingatanku sayang..
tega sekali? berani sekali?
tanyaku padamu
asal kau tau, badanku saat itu gemetar tak karuan
langkah kakiku
tatap mataku
tanganku 
dan hatiku? tak perlu kau tanya bagaimana hancurnya hatiku

setiap malam aku menangisi mu
setiap malam aku meyakinkan diriku bahwa aku bisa tanpamu
dan karena mu, setiap malam, aku merasakan hatiku benar benar telah hancur
pernah kah kau tau? 

tanpa maaf
pernah kah kau sadar?

tanpa penyesalan
pernah kah kau malu?

tiba" hari ini kau datang lagi dalam hidupku
mengucapkan satu kata yaitu "rindu"
ah, aku muak
aku muak oleh hatiku yang sedikit luluh dengan perkataan mu
kau melanjutkan ucapan mu
panjang lebar kau menjelaskan betapa menyesalnya dirimu
"lihatlah bajingan ini kembali tanpa kata maaf" ucapku pada hati wanita bodoh yang mulai luluh 
ku baca ulang pesanmu
lagi lagi aku menemukan kata "tapi"
selalu ada kata tapi disana, di setiap pesan 
dan setiap kata yang kau ucapkan padaku
kata pesimis yang kerap kali ku dengar dan ku baca
aku sadar, kau tak sungguh dalam mengucap kata
kau mungkin hanya, ingin mempermainkan ku sekali lagi ketika melihatku tertawa malam itu
aku membenci mu ketika kau mengucapkan kata tapi
karna setelah itu, kau hanya akan meninggalkan ku lagi seorang diri

sayang,
pergilah yang jauh dan jangan pernah kembali 
ku tak habis pikir, kau berani sekali?
berani sekali kau kembali? 
setelah menghamili wanita lain?
disaat, kau akan menikahi diriku?
ah, sudahlah.. ku ikhlaskan semua harapku
dan, ku lepaskan dirimu
selamat bertemu pada titik terendah mu dan titik tertinggi ku

Kamis, 05 Oktober 2023

Salah ku (?)

ketika aku bersumpah untuk mencintai mu sampai akhir hayatku, apakah kamu berani bersumpah akan mencintai ku sampai akhir hayatmu?

Pertanyaan ku padamu malam itu
namun, kau diam membisu
sedikit linglung untuk menjawab pertanyaan ku
namun saat itu
aku telah mengambil keputusan dalam hidupku
aku akan selalu mencintaimu tak peduli resiko apapun yang datang menerpaku

dan malam itu,
langit mendung menyampaikan rasa cemburu
sembari bisikan angin menerpa telinga ku dan berkata "takkan ku restui sumpahmu, tarik ucapanmu atau kan ku buat hancur hatimu".
namun aku tetap lah aku, tak sedikitpun aku menarik sumpahku
lalu, hatiku benar benar hancur.
dihancurkan olehmu.

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...