apakah kau tau tuan?
bahwasanya aku gagal untuk membencimu
aku selalu, hening dalam mencintamu
menyimpan rasaku
ah, rasanya begitu layu
bagaimana bisa, bunga yang berhenti kau sirami justru semakin tumbuh?
bagaimana bisa, bunga yang berkali kali kau injak justru menyimpan rindu?
semu, ku tatap matamu dengan bisu
keduanya terlihat sayu
tuan, apakah kau bahagia dengan pilihan mu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar