sungguh, itu menyiksaku
kutepis rasa
namun ku tak bisa
kenangan itu
seperti neraka bagiku
kenangan indah
penyebab malapetaka
jikalau kau bertanya padaku
apa harapku?
sungguh, aku hanya ingin kau tiada
benar" tiada
kau tau, aku lebih lega ketika menganggap mu tlah tiada
aku lebih lega, dari pada harus memaksa hatiku untuk menghilangkan cinta
tanpa kata, tanpa rasa,
sayang, aku mencintaimu sedalam samudra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar