memaksaku untuk mengingatmu kembali
didalam relung sunyi
pada cinta yang menyayat hati
kau tau aku pun tau
bahwa kita tak kan bersatu
entah karena restu
atau karena sifatmu
gelisah, selalu menghantuiku
rasa ingin kembali dalam pelukmu
rasa kecewa dan benciku
rasa sakit hati dan dendamku
aku mencintaimu
namun, akupun membencimu
aku menyesali hal hal menyedihkan padamu
pada alam yang selalu menjadi tempat bersembunyiku
aku pecundang
dan kau bajingan
hubungan kita tak lebih dari pada itu
aku menyesali mu
dan engkau, tak pernah sekalipun menyesali diriku
pada akhirnya, aku sendiri
aku hancur sendiri
jika cinta adalah luka
maka aku,
aku adalah satu, satu keretakan yang utuh.
Alam memang tak pernah diam,
BalasHapusselalu mengajarkan pada hati yang terluka
bahwa kenangan dan cinta
adalah luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
Kita sama-sama tahu
bahwa jarak ini bukan sekadar ruang,
tetapi hati yang tak saling bertaut
dan restu yang tak pernah datang.
Gelisah adalah teman malamku
kerinduan yang ingin kembali,
tetapi kekecewaan dan benci
terus menghantui dalam setiap mimpi.
Cinta dan benci sering berdansa
dalam hati yang berantakan
menyesali tiap luka
yang bersembunyi dalam alam yang hampa.
Kita adalah tokoh dalam drama yang pahit
aku pecundang, kau bajingan
hubungan ini hanya serpihan
dari cerita yang penuh penyesalan.
Pada akhirnya, kesendirian adalah teman setia
hancur dalam keping-keping
jika cinta adalah luka,
maka kita adalah retakan
yang menyatu dalam kepedihan.
Jujur, gua baru baca beberapa, dan yap, setiap ketikan mu yang kamu utarakan dalam cerpen ini, menggambarkan isi hati dan pikiran mu, kita emang gak kenal, gua cuman mau bilang semangat dalam menghadapi dunia yang tidak adil ini^^
BalasHapusMeskipun pernah gagal membangun cinta, jgn sampai tdk tdk pubya rasa cinta
BalasHapus