Jumat, 09 Agustus 2024

Pecundang

ombak menerpa tubuhku 
kubiarkan sembari membisu 
ku bungkam erat mulutku
agar tak ada seorangpun yang mendengar tangisku

tubuhku terseret arus 
semakin lama semakin jauh 
aku tenggelam 
terbentur karang 
hanyut ditelan lautan

semakin dalam
tatapanku buram
semakin gelap
aku ketakutan 

wahai sang pencipta,
bolehkah aku bertanya?
apakah arti dari harapan?
mengapa aku selalu gagal?
jika aku menyerah, apakah engkau akan tertawa?
jika dunia hanyalah permainan,
lantas mengapa aku bukanlah pihak pemenang?
mungkinkah engkau hanya bermain main saja?
diantara bosan, kau ciptakan aku sebagai mangsa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...