aku kecewa kepada sang kuasa
bagaimana bisa ia masih membiarkanmu hidup dengan bergonta-ganti wanita
sedangkan aku, mengharapkan lelaki saja tak pantas.
aku marah
aku kecewa pada sang kuasa
atas segala kesalahan dimasa lalu yang pernah kulakukan
mengapa ia tak menyadarkan ku dikala kebodohan melanda?
mengapa ia diam saja?
membiarkanku terlena dipangkuan lelaki bajingan?
namun, seperti kata pepatah
nasi telah menjadi bubur
aku tak mampu menggugat siapapun
aku bahkan, tak pantas menyalahkan siapapun
yang kubisa hanyalah menghukum diriku sendiri
mencaci diriku sendiri atas segala kesalahan bodohku.
Keren tulisan-tulisannya 👏🏻
BalasHapus