kasihannya dikau
ia selalu ditimpa kemalangan
kesana kemari dengan kaki telanjang
sekujur tubuhnya gemetar, batinnya menangis kencang
oh, gadis kecil yang patah
menitih separuh langkah dengan goyah
diantara manusia yang menghardik dengan kacamata kuda
ia menangis mencari arah
namun tak kunjung menemukan tujuan
heii gadis jalangg
heiii anak durhaka
nerakalah tempat akhir kau untuk tinggal
tak pantas kau hidup didunia!
tau apa mereka tentang hidupku?
mengapa mereka menghakimiku sedemikian rupa?
taukah mereka didalam pakaian ku ini terdapat banyak lebam biru mulai menghitam?
taukah mereka dibalik tawaku ini ada tangis yang ku sembunyikan rapat?
dan taukah mereka jiwaku ini telah mati dan bantinku koyak tak karuan?
mereka tidak tau!. lalu mengapa? mengapa mereka melontarkan ucapan ucapan fana kepadaku?
tanyanya sembari menahan amarah
oh semesta, apakah kau mendengar tangisku?
hilanglah diriku hilang
maka aku akan berlari dalam ketiadaan
retaklah dendamku dalam kesunyian
memikirkan cintapun aku enggan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar