untuk kamu, diriku.
Rabu, 14 Februari 2024
My 19 y'o
hari ini, ku langitkan semua doa terbaik untuk kamu. kamu yang menganggap dirimu sebagai bunga layu, kamu yang menganggap dirimu pasir di pesisir pantai yang semu. semoga dunia mu yang kelabu itu senantiasa menjadi bahagia yang tak berujung. semoga engkau selalu menemukan secercah harapan dalam jatuhmu. smoga engkau selalu bangkit dan tersenyum kembali setelah tangis laramu dan semoga engkau menemukan cinta yang memahami luka lukamu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”
ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...
-
Tuhan, semua berlarian ke arah-Mu menyebut nama-Mu dalam tangis, dalam harap, dalam tunduk yang kadang tak mereka mengerti. Namun aku, aku m...
-
Ketika aku mulai mencari makna kehidupan, sesuatu yang dahulu kuanggap suci dan abadi, aku malah kehilangan kemampuan untuk sekadar hidup. B...
-
aku tak pernah menyesali tak sekalipun menyesali meski sesak hingga depresi meski terkadang, ingin bunuh diri akibat luka, akibat trauma.. a...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar