Kamis, 15 Februari 2024

retakku

aku memiliki perlombaan didalam hidupku, bagiku kehidupan adalah sebuah medan peperangan. aku selalu gagal, dan ketika aku bangkit aku selalu merasa tak cukup dalam semua usahaku, aku selalu merasa tertinggal dan gagal, aku selalu merasa bahwa aku adalah penyebab dari segala masalah, aku merasa tuhan tak adil dan aku pantas mati.

aku selalu bertanya pada diriku, apakah yang terpenting dalam hidup ini adalah sebuah pencapaian? mengapa aku selalu gagal? apa kurangku? mengapa aku begitu lemah? sepecundang inikah aku?

retak,
aku menemukan seluruh bagian diriku menjadi serpihan, retak tak tentu arah, selalu membandingkan dengan diluaran sana,
sial. aku tidak sempurna.
pecundang akan selalu berfikir bahwa dia kalah, dan aku adalah pecundang sejati. 
toh percuma saja bangkit jikalau kita gagal lagi? kataku pada diriku, sembari meremehkan pencapaian" yang kumiliki. 
mengapa aku selalu begini?
tuhan, mengapa engkau menciptakan hamba selemah diriku? mengapa aku begitu menjijikan?. 

dan dari semua hal yang ku benci, aku sangat membenci diriku sendiri.

1 komentar:

  1. Halo mantu presiden

    Apa kabar? Rasanya alur cerita hidupmu sangat menarik... Dan itu tak jauh berbeda dengan jalan hidupku... Terimakasih kamu telah memberi ilmu baru untuk ku secara tidak langsung

    BalasHapus

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...