Aku bahagia,
bila umurku tak panjang, aku takkan menyesal,
sebab aku telah menulis diriku,
sebab aku telah mengenal diriku,
di antara deru nafas bumi.
di tengah lirih paling sunyi,
aku berharap pada semesta
bila nanti aku telah tiada
meski ragaku lenyap entah bagaimana
semoga aksara - aksaraku menetap,
dalam ruang ruang hampa penuh kerinduan
ia akan menjadi saksi,
bahwa aku pernah berada di sini.,
Di bawah mentari,
aku mulai melangkah pergi,
menuju sesuatu.,
yang tak pernah kumengerti,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar