aku telanjang tanpa busana
berayun ayun dipojok istana
menanti tuan yang pergi dikala senja
dikala mentari sedang cantik cantiknya
sentuhan itu menjarah tubuhku
jantungku kaku tertunduk melesuh
kakiku lumpuh berusaha menjauh
namun jari jemariku tetap berusaha menggapaimu
menggapai cinta yang tak pernah bersemayam dalam diriku.,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar