Ada tempat yang tak lagi kusebut,
namanya tersimpan di antara angin,
di mana ranting berbicara pelan
dan dedaunan menunduk seperti paham.
Langkahku mengendap di sana,
menyelinap di sela aroma tanah basah,
menyaksikan cahaya yang tak datang terburu,
dan suara yang tak meminta jawab.
Langit tak begitu biru,
namun resah bersembunyi dibalik teduh,
di bawah puncaknya, segala luka tak perlu menjadi kata.
Kadang aku rindu,
pada pohon yang menari
pada kicauan burung menyambut pagi, angin berbisik lirih,.
sunyi tak terasa sepi,
ia menyambut lukaku
mendekapku dan membuatku kembali utuh,,
Arjuno, Juli 2024
Eksistensialisme
BalasHapus"sunyi tak terasa sepi", maknanya terasa dalam sekali :')
BalasHapus