Jumat, 27 Desember 2024

pulang

tubuhmu tempatku berpulang 
mendekap seluruh dendam 
menggenggam sebagian hasrat 
melebur ego yang penuh bising dikepala

aromamu, menenangkan 
lewat punggungmu aku mengukir bait puisi cinta garis senyummu 
kerutan halus di wajahmu 
menjadi pemandangan favoritku disetiap malam

disetiap mesra dibawah purnama

akankah kita selamanya saling memadu cinta? ataukah kita akan berakhir juga?

Minggu, 22 Desember 2024

Gadis Pemburu

dulu, 
Pernah kuselami diriku dalam dalam
ku temui sosok pemburu 
yang percaya bahwasanya ia seorang yang pantas dan mampu
tanpa rasa ragu, di setiap hitungan windu
akupun bertaruh
untuk memenangkan perlombaan 
dalam setiap buru yang ku temu
namun, disuatu titik ketika aku terperangkap jatuh
ku dapati lubang besar dalam diriku
semakin dalam, jiwaku pergi diantara sudut kabut
lalu, ku pandangi ragaku tergeletak lesuh
ia kehilangan harapan untuk hidup.

kendati demikian, 
dengan sisa sisa kepercayaanku
ku temui takdir untuk bertaruh 
kukatakan padanya dengan lantang "kembalikan jiwaku"
sialnya, ia menertawakanku.,

aku mencoba bangkit dan berjalan seperti biasa
dengan sisa sisa jiwa yang telah membeku
perasaan lapar, haus, nafsu dan sifat manusiawi akan selalu ada, 
mengikutiku, kemanapun
menghantuiku, dimanapun
menelanjangi tubuhku dan tertawa disaat apapun
ku coba memenjarainya dalam lubang besarku
sembari kubiarkan ragaku melenggang luas mencari damai yang ia tuju

aku kehilangan hasrat berburu, 
namun aku tak menyesal akan hal itu
jiwaku tlah membeku, syukurnya ragaku tetap utuh.,

dan, 
aku tak ingin lagi berburu 
meski di dalam senapanku masih terdapat peluru 

Jumat, 20 Desember 2024

Serigala Didalam Goa

aku menerima banyak penolakan 
dalam setiap langkah yang kuambil 
dalam setiap lingkungan yang membersamai

seseorang memandangku layaknya serigala yang penuh dosa
sgala langkahku seakan' di tutup secara paksa
memandangku dengan kacamata menang atau kalah
padahal, sedari awal aku tak tertarik berlomba aku tak tertarik berkompetisi dengan mereka

katanya, memiliki pemikiran yang berbeda adalah sebuah kutukan
nyatanya, memang benar adanya 
terkadang aku menangis
terkadang pula, aku tertawa 
menertawakan takdir yang entah berantah akan bagaimana 

kata seseorang, aku telah mati didalam lumbung padi
kata seseorang, hidupku sia sia karena tak memiliki ambisi
aku mendengar banyak kalimat pujian yang membungkus sebuah hinaan
namun, aku tak peduli
yaaa. serigala ini memilih bersembunyi didalam goa 
serigala didalam goa ini tak tertarik lagi untuk berburu.
ia hanya menunggu sang Purnama yang dirindu.

Sabtu, 07 Desember 2024

wilis dan rindu

aku jatuh 
diantara belaianmu
diantara angan anganku
bak bunga bunga layu yang telah gugur
hatiku murung

aku merindu
ketika playlist lagu payung teduh tak sengaja terdengar ditelingaku
ketika aku teringat senyummu
teringat, betapa hangatnya pelukanmu
dan, betapa indahnya bola matamu


aku terpenjara 
diantara kenangan masa lalu
pedih merindu
memeluk bayangmu
diantara pepohonan gunung wilis yang pernah menjadi saksi bisu
cinta kita yang semu 

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...