Rabu, 21 Agustus 2024

Reformasi Telah Mati

ku lihat sang pertiwi
menangis keras dimalam hari
matanya penuh dendam dan ambisi
sembari berlari membawa obor api

Reformasi telah mati
Pancasila tak lagi memiliki harga diri
agama diperjual belikan sana sini
kelicikan politik semakin menjadi jadi
dan, hukum telah ditelanjangi

lihatlah wahai pemuda pemudi 
jangan duduk diam tanpa ambisi!
lihatlah para bajingan tak tau diri
merobek, mengobrak abrik demokrasi 
menginjak injak harga diri negeri ini

sampai kapan kau akan diam saja?
membiarkan para sampah menjadi pemimpin bangsa
sampai kapan wahai pemuda?
apakah karena mulutmu telah dibungkam oleh uang puluhan juta?
atau karena tubuhmu telah dibalut oleh kemewahan semata?
bangkitlah wahai pemuda
bangkitlah dengan semangat perjuangan 
LAWAN!

jika bukan kita, siapa lagi?
jika bukan sekarang, kapan lagi?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jum’at Kelabu

​ Jumat Kelabu Gagak tua melintas bisu di balik pias jendelaku orang-orang pergi berkabung  pada mereka yang telah gugur kau tahu, bagai...