toh, tak kan ada yang tau mengenai kematianku
mungkin, aku akan mati dikala sunyi
dikala dingin malam menerpa ragaku
atau aku akan mati diantara megahnya alam
namun, jika demikian akan banyak org yg kesusahan
berbicara mengenai pahala,
dosapun aku tak mampu membayangkan
betapa menumpuknya ia dihadapku
bahagia?
untukku?
ahh akupun ragu
tuhan selalu sewenang-wenang memberi cobaan dalam hidupku
tanpa menuntun, jalur mana yang sebaiknya kutempuh
mengapa aku meminta Tuhan menuntunku? payah.
kau tau? hal paling menyebalkan adalah "kau juga membenci dirimu sendiri"
jangankan orang disekitar, membayangkan diriku saja aku jijik
kata seseorang aku adalah karya yang gagal
sepertinya itu benar
karna tak ada yg kusukai dari diriku
aku muak, berada dalam hidup yang menekik
memaksaku berdiri
namun akhirnya tetap terjatuh berulang kali
"bersyukur lah tuhan tlah memberimu kehidupan".
kalimat penenang yg menjengkelkan
apa gunanya hidup jika terus menderita?
aku tau, tuhan akan membenciku jika aku berkata demikian
namun,
ah, jangankan tuhan, aku pun membenci diriku sendiri.