Jumat, 09 Februari 2024

kamu dan hujan

kepada hujan
sungguh, rintikan mu membuat ku rindu
pada seseorang yang pernah ku tunggu
pada lelaki yang pernah menjadikan tubuhnya tameng diantara rintikmu

kepada hujan
bisakah engkau membawaku?
ketempat dimana lelaki itu menunggu
ketempat dimana kenangan itu melekat padaku

kepada hujan
aku pernah membenci rintikan mu
namun engkau berkali kali mengguyur ku
tentu, dengan rangkaian rindu
membuat wajahku telanjang tanpa riasan 
membuat pakaianku basah dengan guyuran
membuat, hatiku menangis tanpa ketahuan
mungkinkah semua itu yg membuat ku tenang?
tanpa bahu aku hanya perlu gerimismu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...