sialnya, aku tetap hidup meski tak tahu kemana aku akan pergi.
Rabu, 07 Januari 2026
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”
ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...
-
Tuhan, semua berlarian ke arah-Mu menyebut nama-Mu dalam tangis, dalam harap, dalam tunduk yang kadang tak mereka mengerti. Namun aku, aku m...
-
Ketika aku mulai mencari makna kehidupan, sesuatu yang dahulu kuanggap suci dan abadi, aku malah kehilangan kemampuan untuk sekadar hidup. B...
-
aku tak pernah menyesali tak sekalipun menyesali meski sesak hingga depresi meski terkadang, ingin bunuh diri akibat luka, akibat trauma.. a...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar