Senin, 02 Maret 2026

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte.

aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin.


jujur saja,

terkadang aku membenci tubuhku.,

lipatan lemak yang menelan jemariku.,

ukuran besar pada buah dada 

yang memberatkan aktivitasku

dan aura yang membuat diriku terlihat lebih tua ketimbang umur asliku


suatu waktu aku menatapnya di cermin kamarku

tanpa sehelaipun kain yang membuatnya terlihat jelas betapa buruk


menimbang setiap lekuk,

setiap noda.,

setiap dosa.,

pada telanjangnya diriku

seakan dunia menandai betapa kurangnya aku.


lalu aku akan berkata pada sang kekasih,

mau kah kau bercinta denganku? 

tanpa memandang bagaimana tubuhku?

masihkah kau nafsu meniduri aku?

yang penuh luka sayat hidup yang jenuh?

“mengapa engkau tidak melonte saja (?)”

ah, jangankan melonte. aku saja jijik pada tubuhku setiap kali bercermin. ​ jujur saja, terkadang aku membenci tubuhku., lipatan lemak yang ...